Kedatangan Mas Agung

1421 Kata

“Dapat dari mana es krim dan coklatnya?” “Beli di toko sebelah.” “Kamu beli sendiri, Bee?” “Minta tolong sama dia ...” Pak Ayang menunjuk seorang gadis cilik yang ikut orang tuanya berjaga di tempat parkir. Dia pun tengah makan es krim dan coklat sama sepertiku. Bedanya gadis itu makan dengan tersenyum sementara aku masih manyun. “Gak sekolah?” “Pulang cepat, gurunya ada rapat.” “Aku nggak jadi ikut ke Semarang ya, Bee.” “Kenapa?” “Gapapa, lagi gak pengen bepergian. Lagipula, nanti aku ngerepotin kamu.” “Kata siapa ngerepotin?” “Menurutku sendiri. Lain kali kalau ada kerjaan di luar kota aku bakal temani.” “Hmmm.” Aku tahu jika Pak Ayang kecewa tapi itu lebih baik menurutku. Jika, aku tetap ikut ke Semarang sepanjang perjalanan akan terjadi perdebatan antara dia dan sekretaris

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN