Cinta Dan Pengorbanan

1375 Kata

Acara yang dipersiapkan semalaman oleh Mama dan Umi berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikitpun. Biyan juga sangat anteng meskipun suasana rumah sangat ramai dan banyak orang yang antusias ingin menggendongnya. Para tamu undangan sudah pulang, kini tinggal keluarga inti yang masih saling berbincang karena lama tidak bertemu. Kedua sahabatku yang bertugas menemani anak bayi karena aku sangat mengantuk. Sekarang aku ingin tidur sebentar setelah membersihkan badan dan berganti pakaian. “Kamu ke sini kok ajak Pak Dokter sih?” “Mau ajak pilot gila itu sudah kabur duluan. Terpaksa aku ajakin Mas Afif karena dia sudah datang ke rumah sejak pagi.” “Kok tahu ada cara di sini?” “Pasti Mama yang cepu, beliau sudah tergila-gila dengan calon menantu potensialnya.” “Sejak tadi mata Mas Ai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN