Pembalasan 2

1787 Kata

Sesampainya di rumah Mama, Mas Agung menyambut ku dengan berita hangat. Aku pulang ke rumah orang tuaku karena Mas Rayan masih berada di rumah Eyang untuk mengurus Umi Farah. “Pak Kades dilarikan ke rumah sakit?” “Iya, kena serangan jantung.” Mas Agung tidak terlihat tengah bercanda, berarti berita soal sakitnya Pak Kades bukan hanya gosip. “Tadi pagi masih baik-baik saja loh, Mas. Ikut sarapan juga meskipun wajahnya babak belur kena tinju tangan Abi Ahmed.” “Mungkin ditahan-tahan biar tidak merepotkan keluarganya.” “Terus keadaannya sekarang gimana?” “Masih di ICU, belum sadar sampai sekarang.” “Mbah Dyah sudah tahu?” “Iya, tapi gak dibolehin jenguk.” Bukan Umi Faiza yang tidak mengijinkan Mbak Dyah menjenguk Abi nya, melainkan keluarga besar Pak Kades yang sok kaya itu. Kasihan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN