Bab 47. Interaksi di Tempat Tugas

1567 Kata

Author POV Setibanya di tempat tujuan pertama, rombongan para dokter, relawan, dan donatur disambut gembira anak-anak panti beserta para pengurus. Seperti halnya yang lain, Sean tidak bisa tidak melebarkan senyumnya, begitu melihat sambutan dari para penghuni panti. Sean menoleh ke samping bawah saat merasakan remasan telapak tangan kecil di tangannya. “Itu saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Mereka kehilangan orang tua mereka saat gunung merapi meletus,” jelas Sean, ketika melihat raut cemas di wajah Loli. Sean tentu masih mengingat bagaimana gadis kecil yang tidak mau lepas darinya ini, selalu tidak nyaman berada di antara orang-orang baru. Ada rasa takut yang terpancar dari sepasang telaga beningnya. Sepasang netra dengan manik hitam legam itu menatap Sean. Sean tersenyum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN