Author POV Elang berulang kali menyentuh layar ponsel yang tergeletak di atas meja kerjanya. Sepasang mata pria itu kembali membaca satu kalimat yang baru saja dikirim oleh seorang yang ia percaya untuk mengantar jemput Lowry. Pria itu mengerjap. Masih nyaris tidak yakin membaca informasi sang sopir, jika ternyata saat ini putrinya sedang berada di rumah sakit. Awalnya ia sudah akan panik begitu membaca kata rumah sakit. Takut jika sang putri sakit, sebelum kemudian membaca kelanjutan kalimat panjang tersebut. Putrinya berada di rumah sakit karena ingin bertemu dengan Sean? Sungguh … Elang benar-benar dibuat nyaris tidak bisa percaya. Bagaimana Sean bisa begitu mudahnya mengambil hati putrinya. Elang melirik jam. Sudah pukul 4 sore. Pria itu kemudian segera merapikan meja kerjanya. Dia

