Author POV Sean tidak pernah berharap akan berada di antara sepasang suami istri yang saling mencintai ini. Sean mendengkus dalam hati. Isi dalam piringnya bahkan baru berkurang tiga sendok, dan sekarang dia sudah tidak lagi sanggup menyuap—ketika mendapati Maya menatapnya dengan pandangan yang tidak Sean sukai. Sean meremas kuat tepi piring saat melebarkan kedua sudut bibirnya, lalu membalas tatap istri Elang. “Silahkan duduk, Bu … Pak. Kebetulan saya sudah harus pergi sekarang.” Lalu Sean menoleh ke samping. Kembali memperlihatkan senyumnya. “Saya harus ke rumah sakit sekarang. Saya permisi dulu. Maaf, tidak bisa menunggu sampai selesai.” Sean langsung beranjak dari tempatnya duduk. Meletakkan piring yang masih terisi tersebut ke atas kursi. Sean meminta maaf dalam hati karena sudah m

