Vera ingin menurunkan kakinya yang tadinya melingkar di tubuh Roy namun Roy malah mencegahnya. "Kau akan semakin tidak tahan denganku jika seperti ini." Ucap Vera memperingati. "Apa kau belum siap?" Vera malah bingung dengan pertanyaan Roy. "E-entahlah, ak— Vera melotot karena Roy malah mencium bibirnya, hanya saja dia menempelkannya, bukan melumatnya. Vera bahkan mencengkram erat lengan Roy karena terkejut dengan apa yang di lakukan Roy pdanya meskipun hanya ciuman. Melihat Vera tidak menolak nakun mencengkram lengannya, dia akhirnya melepskannya dan tidak ingin memaksanya. Nafsunya terlalu menguasai dirinya ketika dia sudah bersama dengan Vera selama lima hari ini. "Maafkan aku," Roy melepaskan pelukan Vera juga dan naik ke atas. Vera hanya diam saja dan melihatnya, namun dia bi

