"Besok kau jadi membawanya?" Tanya Bram saat anaknya mengemudikan mobilnya menuju mansion. Rosa sudah boleh pulang karena memang dia baik-baik saja, hanya tensinya yang tiba-tiba tinggi karena kurangnya istirahat atau mungkin sedang ada pikiran. "Hm, tentu saja, Pa." "Bagaimana jika Vera tidak mau menikah denganmu?" Tanya Rosa. "Dia akan mau menikah denganku, Ma, kalian tenang saja." Roy meyakinkan orang tuanya meskipun sebenarnya dia sendiri tidak tau Vera mau menikah dengannya atau tidak. Bram dan Rosa akhirnya hanya diam saja, dia tidak mau terlalu ikut campur asalkan itu bukan sifat kejahatan. "Apa itu yang membuat mama menjadi meikirkannya dan teksi mama naik?" Tanya Roy yang menjadi curiga. "Semua akan baik-baik saja, mama jangan khawatir, kalian hanya perlu percaya denganku."

