Kurang lebih tujuh puluh dua jam lagi menuju hari besar yang akan mengubah peta hidup dua keluarga besar Hawtorne dan Withmore, suasana di pelataran gedung utama Sévara Lumiére benar-benar menyerupai istana yang terorganisir dengan sangat cantik. Sebagai pemilik sekaligus otak di balik kemegahan yang sedang dirancang, Joceline tidak membiarkan satu detail pun luput dari pengawasannya. Dengan rambut yang digelung asal namun tetap elegan, dan sebuah iPad di tangan kiri sementara tangan kanannya sibuk memberikan instruksi pada tim dekorasi, Joceline tampak begitu dominan. Ia terjun langsung, memastikan palet warna bunga yang baru tiba dari Belanda sesuai dengan sketsa yang ia buat. Di tengah hiruk-pikuk itu, pintu kaca besar kantornya terbuka. Langkah kaki yang berirama masuk, membawa aro

