Bab 54 - Suamiku Sayang!

2087 Kata

Mobil sedan hitam mengkilap itu berhenti di area parkir sebuah taman kota yang cukup ramai. Seperti keinginan Tiana, mereka mampir untuk membeli es krim. Matahari sore sudah mulai condong ke barat dan menciptakan semburat jingga yang indah di langit Jakarta. Tiana keluar dari mobil dengan wajah berbinar. Di tangan kanannya ada satu cone es krim rasa coklat, favorit Tiana yang baru saja mereka beli di layanan tanpa turun tadi. "Awas Tiana. Jangan lari," peringat Leonel yang baru saja keluar dari sisi pengemudi. "Nggak lari kok! Cuma jalan cepet! Di sana ada bangku kosong yang view-nya bagus!" sahut Tiana semangat. Dia melangkah riang sambil menjilati es krimnya. Namun sial tidak dapat ditolak. Tali sepatu kets Tiana yang terikat asal-asalan terinjak oleh kakinya sendiri. Ditambah den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN