60. Makan Malam Bersama Keluarga Wijaya

1849 Kata

Arman baru saja selesai membaca laporan terakhir ketika menyadari jika jam kerja telah usai. Waktu sudah menunjukkan pukul lima lebih lima menit. Buru-buru pria itu meraih ponselnya yang tergeletak di atas meja kerja, lalu mengetik pesan untuk istrinya. [In, tunggu sebentar ya? Lima belas menit lagi saya selesai. Nanti kita pulang bareng. Jangan lupa, malam ini ada acara makan malam bersama keluarga.] Arman tersenyum, melirik pada sebuah paperbag berisi gaun malam yang ia beli untuk Indira. "Semoga dia suka dengan bajunya," gumamnya. Sementara itu, di ruangannya Indira membaca pesan dari Arman sambil tersenyum kecil. Sela yang sedang merapikan tas ikut memperhatikan ekspresi itu lalu tertawa pelan. “Ciee… ada yang senyam senyum. Jadi penasaran siapa pacar Indira. Jangan-jangan Pak Arm

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN