BAB 75-3

741 Kata

Sekitar pukul 18:30, aku dan Kang Iyal sudah duduk menunggu protein cone kami selesai dibuat. Menu yang menurutku simple, tak terlalu berat, namun kaya nutrisi. Aku menopang dagu di atas meja, memperhatikan gerak tangan staf dapur di balik kaca. Tortila dipanaskan sebentar, lalu dibentuk seperti cone. Diisi ayam suwir, mozzarella, cream cheese, jagung, wortel, taburan herbs and spices. Setelahnya... masuk oven. Aroma panggangnya perlahan menyebar di udara. “Lucu ya bentuknya,” gumamku. Kang Iyal terkekeh. “Lucu?” “Iya.” “Karena kerucut?” “Iya. Cute.” Ia makin tertawa. “Standar lucu Nda memang unik.” Aku mendecak. “Tapi enak tau, Akang.” “Kan belum dicoba.” “Nda udah.” “Sama siapa?” “Yang jelas bukan sama pacar. Soalnya baru kali ini kalau itu.” “Gebetan?” “Akang nggak usa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN