Mature Content ⚠️ Langit sore mulai beralih warna, memancarkan cahaya keemasan yang menyusup lembut ke dalam ruang kerja pribadi Alvaro. Jendela kaca setinggi langit-langit memantulkan siluet perabotan kayu gelap, memancarkan kesan mewah namun sepi. Di meja panjang di sisi kanan ruangan, cangkir kopi yang baru setengah diminum tampak berembun. Tablet kerja terbuka, namun tidak disentuh lagi sejak setengah jam lalu. Alvaro duduk bersandar di sofa panjang, diam, menatap ke arah jendela yang membingkai senja. Kemeja hitamnya dilipat rapi di bagian lengan. Wajahnya tampak lebih lembut dari biasanya, tetapi tatapan itu masih menyimpan tajam yang khas. Langkah ringan terdengar mendekat. Arielle masuk membawa nampan kecil berisi dua cangkir teh. Rambutnya digelung simpel, dan gaun rumah berwar

