Mature Content ⚠️ Uap hangat memenuhi kamar mandi marmer itu. Lampu gantung redup menciptakan pantulan samar di dinding, membingkai siluet tubuh dua insan yang baru saja membakar ranjang dengan gairah yang tak terbendung. Reina berdiri membelakangi shower, tubuhnya basah, tetesan air menelusuri punggung hingga ke lekuk tubuhnya yang menggoda. Rambutnya menempel di bahu, pipinya merah, dan dadanya naik turun karena napas yang belum stabil sepenuhnya. Matteo masuk perlahan ke dalam bilik kaca. Tubuh tegapnya yang berkeringat kini tersapu air hangat. Pandangannya jatuh ke punggung Reina, lalu turun ke bagian paling lembut yang sempat ia genggam erat di atas ranjang. Ia memeluk dari belakang, menarik Reina ke dadanya. “Aku ingin membersihkan setiap sudut tubuhmu dengan tanganku sendiri,” b

