⚠️Rencana Rahasia Sang Peri ⚠️

1715 Kata

Pagi itu langit berwarna kelabu pucat, udara masih lembap oleh sisa embun malam. Suasana di pemakaman keluarga Carraway begitu tenang. Angin kecil berembus, membuat daun-daun kering berguguran dan jatuh di antara batu nisan berwarna putih marmer. Arielle melangkah pelan di samping Alvaro, mengenakan gaun krem sederhana dan mantel panjang berwarna cokelat muda. Tangannya menggenggam erat tangan Leon yang berjalan di tengah mereka. Bocah itu membawa buket bunga lily putih, sedikit lebih besar dari lengannya. Wajah Leon tampak lebih tenang dari biasanya, tapi sorot matanya menyimpan sesuatu yang dalam. Alvaro tidak berkata apa pun selama perjalanan menuju pusara Ellise Carraway. Langkahnya tegap, wajahnya datar. Tapi dari gerakan jarinya yang sesekali mengetuk-ngetuk paha, Arielle tahu suam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN