Di-Bully

2098 Kata

Halaman belakang rumah keluarga Pratomo sore itu tampak lebih hidup dari biasanya. Rumah bergaya klasik yang berdiri megah itu memang selalu memberi kesan tenang dan mapan bukan karena ingin dipamerkan, tapi karena memang sudah mengakar sejak lama. Halaman luas di belakang rumah menjadi pusat hampir semua perayaan keluarga. Di sisi kanan terbentang kolam renang dengan ubin biru tua yang mengilap. Airnya tenang, memantulkan warna langit senja. Tak jauh dari situ ada setengah lapangan basket dengan ring permanen yang sudah menjadi saksi pertandingan kecil antar sepupu sejak mereka remaja. Di sisi kiri berdiri mushola kecil bercat putih gading, sederhana tapi terawat, tempat mereka biasa salat berjamaah setiap ada acara keluarga. Di tengah halaman, taman bunga tertata rapi dengan jalur batu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN