Cerita Karangan Dede

1728 Kata

Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh lima puluh menjelang siang ketika Dede berdiri di teras rumahnya menemani Tanti yang akan pulang. Matahari sudah tinggi, panas mulai naik dari aspal jalanan depan rumah, membuat udara terasa lengket. Di sampingnya, Tanti sibuk menatap layar ponsel, jempolnya sesekali bergerak mengecek posisi ojek online yang sudah ia pesan. Dede berdiri sedikit ke belakang, setengah terlindung tiang teras agar terhindar dari matahari langsung, walau dia sudah mandi, tapi belum pakai sunblock. "Habis ini kau mau ngapain?" tanya Tanti. "Nggak ada, paling tidur aja lah. Papa mamaku bisa sore pulangnya, nanti aku mau ngerjakan bahan presentasi Arsya juga." "Untunglah kau masih mau buatnya," ucap Tanti lega. "Ini buat grup, kalo aku nggak buat kan nilai kita semua yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN