Belajar Bersama atau Ngopi Bersama?

2107 Kata

Dede dan Arsya duduk bersebelahan di meja makan, menghadap Mama Indah yang duduk tenang di sisi seberang. Papa Sapta menempati kursi di kepala meja, posisinya seperti biasa, mengamati semua dengan senyum tipis yang jarang lepas dari wajahnya. Lampu ruang makan menyala hangat, memantulkan warna keemasan pada hidangan sederhana yang tertata rapi di atas meja. Malam ini menunya tidak macam - macam, tapi semuanya favorit keluarga. Ada sayur lodeh dengan kuah santan yang gurih, ayam goreng lengkuas yang harum, teri dan kentang balado yang menggoda selera, serta ikan patin bakar kesukaan Papa Sapta yang masih mengepul tipis yang disajikan di dalam belahan bambu. "Kemana aja kamu, Mas?" tanya Mama Indah sambil menyendokkan sayur ke piringnya. Arsya yang sedang mengambil ayam goreng bagian paha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN