Berpisah Itu Berat

1506 Kata

Selesai dari rangkaian acara lamaran Arsya, suasana perlahan mulai berubah. Jika tadi ruangan rumah Papa Kana penuh dengan tawa, haru, kini satu per satu anggota keluarga mulai berpencar, ada yang ke hotel dan ada yang langsung ke rumah. Ada yang menyiapkan diri untuk pulang sore ini dan ada pula yang masih santai karena masih pulang besok dan lusa. Bahkan Eyang Nino dan yangti Sarah masih tinggal beberapa hari sesuai permintaan papa Kana. Beberapa koper mulai terlihat di sudut ruangan, koper Arman, Om Owka, Aa' Bian dan Om Iksan juga aunty Adek, mereka pulang pesawat jam enam sore, sedangkan rombongan Om Azki, Om Wika dan beberapa orang lagi jam tujuh malam. Hari ini belum benar - benar selesai, tetapi waktu seolah berjalan lebih cepat dari biasanya. Arman masuk ke kamarnya, mengganti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN