10. Topeng yang Mulai Retak

1228 Kata

Lila terdiam seketika. Ia sadar, barusan ia kebablasan. Cemburu yang selama ini ia tekan akhirnya menyembur tanpa kendali. Selama ini dia selalu terlihat baik, saat Aldo mengeluh dia selalu menyabarkan, tidak pernah menjelekkan Ririn secara langsung. Paling dia mengikat Aldo dengan rayuannya. “Maaf, Al,” ucapnya kemudian, nadanya melunak, dibuat-buat. “Aku ikut panik. Aku cuma takut orang tuamu menyalahkan kamu kalau tahu Ririn hilang. Aku khawatir… Ririn bikin masalah buat kamu.” Aldo mengernyit. Ada sesuatu yang terasa janggal. “Tapi kamu berbeda, La,” ujarnya pelan namun menusuk. “Aku merasa kamu begitu membenci Ririn.” Nada Lila langsung meninggi, seolah tersentak. “Kok kamu nuduh aku seperti itu?” bantahnya cepat. “Aku cuma peduli sama kamu! Bukankah kamu sendiri yang menyerahkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN