Bab 54. Malam Pengantin Berdarah

1152 Kata

Pertanyaan-pertanyaan dalam benak Kanaya itu tidak lama langsung terjawab. Ia beberapa kali masih kebingungan dan terkejut menjadi satu. Pantaslah dulu Vano mengatakan kalau alasan Dewa berubah menjadi anak yang nakal karena keluarga. Kini Kanaya tahu, Dewa ternyata menyimpan trauma dengan pada perceraian kedua orangnya. Lalu hal yang membuat Dewa paling kecewa adalah, kedua orang tuanya memilih menikah lagi tanpa mempedulikan perasaan Dewa sama sekali. "Kamu enggak perlu ngomong sama mereka," ucap Dewa dengan nada penuh kekesalan. Kanaya menoleh, ia melihat wajah suaminya itu memerah kesal. Sebagai wanita yang cukup peka, Kanaya tahu Dewa saat ini merasa tidak percaya diri akan keluarganya. "Aku ngerti kok, kamu enggak usah khawatir. Yang perlu aku tahu cuma kamu 'kan? Mereka memang t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN