Bonus Chapter-Spesial Felora 8

1551 Kata

“Mereka sudah di depan!” Beritahu Bunda, membuat Felora yang tengah berbaring masih setia mengobrol dengan Sagara, menoleh pada bundanya. Mereka memang tengah menunggu Amira-Kaflin membawa ketiga adik-adiknya datang. Amira dan Kaflin datang mengunjunginya kali ini bersama si kembar dan Keenan, atas permintaan Felora yang sudah rindu. “Bersiap dengan kerusuhan?” bisik Sagara. Sangat tahu suasana di ruang rawat Felora akan segera berubah, jadi begitu ramai. Felora terkekeh dengar kalimat sepupunya, “justru aku merindukan kegaduhan mereka tahu! Di sini bosan, aku lagi rayu Ayah biar cepat pulang.” Sambil berkeluh resah sudah ingin pulang. “Uncle Halim tidak akan mengizinkan, menurut saja padanya. Demi kesehatan kamu.” Sagara hafal baik sikap pamannya. Betapa protektif sekali terkhusus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN