Panggilan dari Nomor Tidak di Kenal

1401 Kata

Farzana terpaksa membuka mata dan memperbaiki posisi duduk, karena sang suami tiba-tiba mengerem mendadak. ‘Pelan-pelan, Mas!” Seru Farzana melihat Demian melaju seperti orang kesurupan dan sesekali menginjak rek dengan cepat, dengan tangan lincah membunyikan klakson. “Ya, gini cara aku bawa mobil. Namanya juga bapak-bapak tua…” sindir Demian karena mendengar sang istri tadi menyebutnya sedang bersama bapak-bapak tua. “Kalau mau nyaman ya sama pria yang kamu telpon tadi lah.” Ketus Demian membuat Farzana melirik kearah sang suami. “Aku beginilah adanya, aku gak bisa pura-pura baik di depan, di belakang jelek-jelekin apalagi gak mengakui demi menyenangkan orang lain…” ‘Aneh, Mas Demian. Kenapa? Dia gak senang aku telfonan sama mas Harun? Lah dia sendiri yang bilang bakalan hidup bebas mes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN