54

1035 Kata

Dunia di sekitar Amindita seolah memudar, menyisakan dirinya yang terjebak dalam pusaran memori yang menyakitkan. Isak tangisnya kini tak lagi bersuara, hanya napas yang tersengat dan bahu yang terguncang hebat. Di bawah rintik hujan yang mulai membasahi bumi, bayang-bayang masa lalu itu menari-nari di depan matanya seperti film lama yang diputar ulang secara paksa. Dua tahun. Dua tahun ia menghabiskan waktu di lantai eksekutif Ararya Group sebagai bayangan Praditya. Selama itu pula, yang ia terima hanyalah tatapan sedingin es dan perintah-perintah ketus yang tak jarang membuatnya menangis diam-diam di bilik toilet kantor. Ia tidak pernah menyangka bahwa di balik wajah tanpa ekspresi itu, Praditya sedang mengawasinya layaknya predator yang mengunci mangsa. Sebuah obsesi yang tertutup rap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN