Udara di dalam kamar presidential suite hotel bintang lima itu terasa dingin oleh embusan AC, namun ketegangan yang menyelimuti ruangan tersebut terasa panas dan menyesakkan. Wangi melati yang kuat dari ronce bunga yang akan dikenakan Praditya bercampur dengan aroma kopi hitam yang pekat, menciptakan atmosfer yang ganjil untuk sebuah pagi Dalam acara sakral pernikahan. Praditya berdiri di depan cermin besar, menatap pantulan dirinya yang tampak asing. Kain jarik motif sidomukti sudah melilit ketat di pinggang hingga kakinya, membuatnya harus mengambil langkah-langkah kecil yang terbatas. Ia sesekali mendesis kesal saat mencoba mengatur keseimbangan tubuhnya. "Sial, bagaimana orang dulu bisa berperang dengan kain seketat ini?" gerutu Praditya sembari membenahi letak stagen di perutnya. R

