"Cie … Mama sama Papa," goda Junior tiba-tiba, membuat kedua orang tuanya langsung tersadar dari suasana romantis itu. Jessica dan Levin saling bertukar pandang canggung, mencoba menahan senyum malu. Junior mendekat dengan langkah kecilnya yang riang, sementara Jessica mengamati wajah putranya yang penuh kebahagiaan, meski bocah itu mungkin tidak sepenuhnya memahami apa yang sedang terjadi. "Junior, kamu mau tinggal sama papa, 'kan, Sayang?" tanya Jessica lembut, menatap sang anak dengan penuh cinta. Junior mengangguk cepat, senyumnya begitu lebar hingga tampak gigi-gigi kecilnya. "Iya, Ma. Juniol mau. Tapi, Juniol maunya tinggal sama Mama dan Papa," jawabnya penuh semangat sambil menatap kedua orang tuanya secara bergantian, seolah keputusan itu sudah jelas dan mutlak baginya. Levin t

