Rasa cemburu benar-benar membuat Jack merasa kesal dengan dirinya sendiri, jelas-jelas dia adalah pemenangnya karena telah menjadi suami Siska dan harusnya ia tidak perlu mengingat masalalu Siska bersama Panca. Jujur saja ada sedikit kekhawatiran di hatinya, jika Siska akan goyah lalu memilih kembali bersama Panca. Apalagi sekarang Panca telah kembali ke keluarga Wasesa dan istrinya pasti akan sering bertemu dengan Panca. Siska mengalihkan pandangannya dan ia terkejut saat melihat suaminya sedang menatapnya namun terlihat sedang berpikir dengan keras. "Ada apa Mas?" Tanya Siska penasaran kenapa suaminya yang menatapnya dengan tatapan seperti itu. Jack menghela napasnya dan ia sepertinya harus menceritakan apa yang terjadi kepada Panca. "Sebenarnya saya tidak mau menceritakan ini semua

