Aira menghela napasya, laki-laki ini masih tetap tidak juga pergi malah seperti sedang menunggunya saat ini. Aira merasa tidak nyaman saat ini dan jantungnya berdetak dengan kencang karena ia merasa tidak suka dengan keadaan ini. Ia ingin segera pergi menjauh dari laki-laki ini namun jika ia bediri didepan resepsionis itu hanya akan membuat orang-orang disekitarnya kembali menatapnya. Menarik perhatian orang-orang disekitarnya membuat Aira tidak nyaman pada hal memang wajahnya yang cantik membuat orang-orang menyukainya. "Suami? Siapa suaminya siapa tahu saya kenal dan saya akan panggilkan suaminya!" Ucapnya. "Terimaksih tapi sepertinya tidak usah," ucap Aira. Terlihat sosok Galaksi melangkahkan kakinya mendekatinya dan ia merasa sangat lega melihat kedatangan Galaksi. Beberapa orang y

