Kekhawatiran seorang anak

1422 Kata

Hari minggu semua keluarga diminta oleh Pramana Wasesa untuk berkumpul di Kediaman utama Wasesa. Tentu saja pagi ini Guntur dan Senna, juga bergegas menuju kesana. Saat ini keduanya sedang dalam perjalanan menuju kediaman utama Wasesa. Senna melihat Guntur yang sedang memainkan ipadnya. "Mas..." panggil Senna membuat Guntur mengalihkan pandangannya menatap Senna. Wajah cantik Senna terlihat begitu menyenangkan apalagi ia tersenyum kepada Guntur, membuat Guntur ingin sekali mencium bibir Senna saat ini juga. Guntur melirik kearah supirnya dan tanpa diduga Guntur segera mencium bibir ranum yang selalu saja menggodanya itu. Senna terkejut dan ia memukul pelan d**a Guntur. "Mas ngapain sih...?" ucap Senna dengan wajahnya yang memerah karena malu. Guntur mengelus pipi Senna dan matanya menyel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN