Bab 39: Kemarahan Ali

1279 Kata

Wulan duduk di atas kasur menatap punggung suaminya yang duduk di balkon. Entah sudah berapa batang rokok yang ia lihat disulut Ali. Wulan tak berani menegurnya. Apalagi sejak datang tadi Ali sudah membentaknya dengan kasar. Ali datang membawa satu kopor dan satu tas besar selain tas punggung yang dibawanya saat pulang dua pekan lalu. Entah apa yang terjadi pada suaminya. Tapi kehadiran Ayu di apartemen yang mereka tempati beberapa jam lalu itu kemungkinan menjadi penyebab perubahan sikap Ali. Wulan pun tak menyangka jika mereka akan tertangkap basah seperti tadi. Ia tentu berharap dikenalkan dengan baik-baik. Dan diakui dengan baik pula. Bagaimana pun dirinya adalah istri yang sah secara agama, meski mungkin negara tak mengakui keberadaannya sebagai istri Ali. Entah Wulan harus senang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN