Ali berdiri menatap mobil yang dikendarai Ayu dengan perasaan gamang. Istrinya itu harus menempuh jarak lebih dari tiga puluh kilometer untuk pergi ke tempat kerjanya setiap hari. Entah apa yang membuat Ayu memutuskan tinggal di rumah orang tuanya dan meninggalkan rumahnya di kota. Apa karena perceraian mereka? Ali menghela napas berat. Dia setuju melepas Ayu agar perempuan itu lebih bahagia, tak lagi tertekan dengan pernikahan mereka. Ia tentu saja lebih rela melepas Wulan. Tapi kondisi perempuan itu yang sedang hamil membuatnya tak punya pilihan. Ali tak ingin menelantarkan perempuan yang sedang mengandung anaknya itu. Apalagi Wulan memang sebatang kara di Kalimantan sana. Ali tak ingin dikatakan habis manis sepah dibuang dengan menceraikan Wulan saat hamil. Ia sudah meminta Ayu menun

