Kedua orang tua Ayu terlihat begitu bahagia bisa berkumpul dengan anak, menantu, dan keempat cucu laki-lakinya. Mereka berbuka puasa di hari terakhir ini dengan menu spesial. Ikan asam manis yang mereka panen sendiri dari kolam. Ketupat dan opor sengaja menjadi menu esok hari saja. Tapi di dapur, kompor bu Halimah masih menyala memasak ketupat dan mengungkep ayam. Malam ini tampaknya dapur itu akan terus mengepul menyiapkan menu lebaran. “Besok berarti kita gak kemana-mana, Ma?” tanya Tegar. “Kalian temani Eyang terima tamu,” kata Pak Rohmat. “Habis ini ke masjid ya, Yang?” tanya Naufal. “Iya, takbiran di masjid nanti, sama bantuin panitia zakat.” “Papa ikut juga kan, Pa?” tanya Tegar. “Anak ini kemana-mana harus sama Papanya,” ucap Bu Halimah. “Kan aku anak Papa sama Mama.” “Eyan

