Setelah setahun bekerja, Adeeva akhirnya bisa mengontrak rumah kecil dengan uang tabungan dan uang sisa peninggalan ayahnya. Ia memilih rumah kecil di kampung yang tak terlalu jauh dari sekolah luar biasa tempat Haidar nantinya bisa mulai bersekolah. Meski mungkin terlambat, tapi setidaknya, adiknya bisa belajar bersosialisasi dan beberapa ketrampilan lain yang mungkin akan berguna untuknya. Untuk membaca dan menulis, ibunya sendiri sudah mengajari Haidar sejak kecil. Azka sebenarnya tak terlalu setuju Adeeva memilih rumah itu. Rumah itu terlalu kecil. Tapi buat Adeeva, tempat itu sudah lebih dari cukup. Kampung di sana tidak terlalu padat penduduk, dan jalannya pun cukup lebar untuk mobilitas adiknya. “Yang penting tempatnya bersih, Mas. Cukup kok untuk kami bertiga. Mas Azka dan kakak
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


