Bab 84: Rujuk

1046 Kata

Perut Wulan sudah semakin besar. HPL-nya tinggal beberapa pekan, tapi hubungannya dengan suaminya tak juga membaik. Dia sudah melakukan banyak cara untuk membuat suaminya kembali bersikap manis dan baik seperti dulu, tapi tak juga membuahkan hasil. Wulan tak pernah membayangkan, kehamilannya justru harus ia jalani sendiri setelah hubungannya dengan Ali diketahui istri syah suaminya itu. Semestinya, ia bisa menjadi satu-satunya istri dalam hidup suaminya kan? Mengapa malah suaminya semakin hari terasa semakin menjauh? Ali hanya sekali waktu akan pulang ke rumah kontrakan mereka untuk menengoknya. Memberinya uang untuk membeli beberapa kebutuhannya. Kadang tinggal satu malam, lalu pergi lagi ke tempat kerja dan messnya. Tubuh Ali semakin kurus. Matanya terlihat lebih cekung. Makannya kini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN