17. Malam Yang Panjang dan Berat

2170 Kata

Sherry hampir tersandung di anak tangga terakhir. Kakinya bergerak lebih cepat dari pikirannya, terburu-buru, seperti ada magnet yang menariknya ke bawah. Jantungnya berdebar bukan karena takut pada Ivana atau tuduhan pencurian, tapi karena dua sosok kecil yang berdiri di dekat pintu kaca cafe, di bawah lampu yang masih menyala temaram. David. Aleta. Wajah mereka panik. David berdiri sedikit di depan Aleta, seperti perisai, satu tangannya memegang pergelangan adiknya erat-erat. Aleta di belakangnya, hanya setengah wajah yang terlihat, mata besar itu basah dan merah. "Kak." David memanggil begitu Sherry cukup dekat. Sherry bergegas menghampiri, kedua tangannya langsung meraih bahu David, lalu beralih ke pipi Aleta yang dingin terkena angin malam. Matanya memindai wajah mereka bergantian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN