Secepat kilat, Christian menyatukan bibir keduanya, kemudian menggerakkannya dengan lembut. Sementara Aileen hanya diam dengan mata membola. Namun, itu hanya berlangsung sesaat, karena setelah itu Aileen tampak memejamkan matanya, seolah sudah terhipnotis dengan permainan bibir suaminya. "Christian, tunggu," ucap Aileen setelah berhasil mendorong tubuh Christian dengan pelan. "Kita tidak bisa melakukan ini." "Jangan menolakku Aileen, atau aku akan berpikir kau masih mencintai mantan kekasihmu." "Sudah kubilang aku tidak mencintainya lagi." "Kalau begitu, jangan menolakku." "Christian, aku bukannya menolak, tapi—" "Aku tahu kalau kau sedang tidak datang bulan saat ini. Kau berbohong padaku saat itu. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk menolakku." Ketika Christian akan memajukan wajahny

