"Tuan Li, jika proses peralihan hartanya sudah selesai, aku akan mengabarimu." Christian Li mengangguk. "Mengenai surat wasiatku, pastikan tidak ada yang mengetahui isi di dalamnya." "Tentu saja, Tuan Li. Aku akan mengamankannya di brankas bank." Setelah melihat Christian Li mengangguk, pengacara itu pun berpamitan pergi. "Di mana, Aileen?" tanya Christian pada Ken yang sejak tadi duduk di dekatnya. "Sedang menunggu di ruangan Anda, Tuan Muda." Saat ini, mereka sedang berada di ruangan tunggu khusus untuk tamu penting. Christian sengaja bertemu dengan pengacaranya di ruangan itu supaya Aileen tidak tahu mengenai surat wasiat terbaru yang baru saja dia buat dengan pengacaranya. Isi surat wasiat itu adalah jika seandainya terjadi apa-apa dengan dirinya, maka sisa harta yang dimiliki C

