Aileen hanya diam sambil terus memadang punggung Christian, hingga sosoknya menghilang dari balik pintu. Dia mengembuskan napasnya dengan wajah lesu usai pintu kamarnya tertutup. Sikap Christian semakin hari, semakin dingin padanya. Bahkan, setiap pulang bekerja, Christian tidak langsung ke kamar mereka, tapi dia akan pergi ke kamar pribadinya. Christian lebih banyak menghabiskan waktu di sana. Aileen juga tidak tahu apa yang dilakukan suaminya di dalam kamar itu. Sebenarnya, dia ingin melihat apa yang dikerjakan Christian di kamarnya. Namun, dia tidak memiliki keberanian untuk ke sana. Jadi, dia hanya bisa memendam rasa penasarannya. Karena Christian malam ini pergi, Aileen memutuskan untuk pergi juga. Dia akan pergi menemui ayahnya untuk tahu hal penting apakah yang ingin disampaikan

