"Iya, Sayang" Christian yang masih berbaring sembari memeluk tubuh Aileen segera membungkuk dan mencium pucuk kepala istrinya. "Siang nanti akan aku bawakan makanan ke sukaanmu." "Iya. Hati-hati." "Sayang, aku harus pergi sekarang," ucap Christian seraya menunduk. "Pergilah." Christian terkekeh pelan. "Bagaimana aku bisa pergi kalau tidak mau melepasku, Sayang?" Sejak tadi, Aileen masih terus memeluk tubuh Christian. Dia mengatakan Christian boleh pergi. Namun, dia justru semakin mempererat pelukannya. "Aku tidak mau kau pergi." Christian kembali mengembuskan napas pelan, kemudian berkata, "Tadi, kau bilang aku boleh pergi?" "Itu tadi. Sekarang aku sudah berubah pikiran. Aku tidak mau kau pergi. Jika ingin pergi, aku harus ikut denganmu." Christian menggeleng pelan sembari terseny

