Usai mendengar itu, Aileen segera melingkarkan tangan di leher Christian, kemudian menyatukan bibir keduanya. Christian hanya diam, membiarkan Aileen yang melakukannya. Tidak lama berselang, Christian tiba-tiba berdiri sembari menggedong tubuh Aileen tanpa melepas tautan mereka dan berjalan menuju kamar utama yang berada di lantai bawah. Dengan hati-hati, Christian membaringkan Aileen di ranjang, kemudian mengungkungnya. Dengan napas memburu, Christian berkata, "Sudah cukup, Sayang. Sekarang, istirahatlah. Aku akan mengurus sesuatu terlebih dahulu." Aileen tampak linglung sesaat ketika melihat Christian menarik diri dan turun dari ranjang. "Kau mau pergi lagi?" Sambil menoleh pada Aileen, Christian menjawab, "Iya. Besok kita baru pergi liburan." Aileen seketika bangun dari tidurnya. "

