"Kalian tunggu di sini saja. Aku akan menemani Qarina periksa sebentar," ucap Aileen pada 3 pengawal yang sejak tadi terus mengikuti mereka. "Baik, Nonya." Dua puluh menit kemudian, Aileen dan Qarina keluar dari ruangan dokter dengan wajah bersinar. Terutama Aileen, dia tidak bisa lagi menyembunyikan perasaan bahagianya setelah mendengar perkataan Dokter mengatakan kalau janin dalam kandungannya sehat. Sebelumnya, Aileen sempat merasa khawatir terjadi apa-apa dengan kehamilannya. Belakang ini, Christian sering sekali menyentuhnya dan selalu berakhir dalam waktu yang lama. Itu sebabnya, dia merasa sedikit cemas. "Setelah ini, kita mau ke mana lagi, Kak?" Keduanya sedang berjalan menuju pintu keluar diikuti oleh 3 pengawal di belakang. Di tengah-tegah perjalanan, tidak sengaja berpapasa

