Sudut bibir kiri Christian Li sedikit menukik ke atas. "Tuan Muda Martin begitu perhatian, tapi sayangnya salah tempat." Meskipun keduanya tampak mengobrol dengan santai, tapi keduanya terlihat melemparkan tatapan bak laser yang siap menembus lawan bicaranya. "Tuan Muda Li, sepertinya salah paham. Aku hanya ingin memastikan keadaannya baik-baik saja. Tidak lebih." Christian masih terlihat begitu tenang, meskipun Jackson seperti sengaja memprovokasinya. "Sebaiknya, rasa kepedulianmu ini kau berikan pada orang lain aja. Istriku tidak membutuhkan perhatianmu." Aileen menelan salivanya ketika Christian semakin erat merangkul pinggangnya. Sementara wajah Tiffany tanpa meredup ketika melihat kecemburuan di mata Christian. "Baiklah. Maafkan aku. Sepertinya, aku sudah menyinggung Tuan Muda Li

