66. Hampir Diculik

1302 Kata

Evana mengantar ayah serta ibunya ke rumah baru yang sudah disiapkan Elvano. Rumahnya tak terlalu besar, tetapi sangat nyaman dan lengkap. Hanya saja, seperti dugaan Evana, bagian dapur dan kulkas benar-benar kosong. Suaminya itu memang jago dalam hal keamanan, investasi, bisnis, bahkan urusan misi gelap, tapi untuk hal sesederhana belanja bahan makanan, dia selalu lupa. “Ya ampun, Va. Ini rumah bagus banget, tapi kok makanannya nggak ada,” keluh Bu Ratna sambil membuka satu per satu laci dapur. Evana tertawa kecil. “Iya, Bu. Biasa. Elvano kalau urusan dapur tuh nol besar.” Pak Hadi ikut mengangguk. “Ayah mau kopi, tapi air panasnya aja nggak ada. Apa semua barang ada di kardus?” “Sudah, Bu, Yah. Aku belanja dulu ya. Cuma sebentar kok,” kata Evana sambil meraih tas dan memanggil Reno.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN