Sebagai istri, Harusnya Kau…

3632 Kata

"Kenapa kau menceritakan semua yang terjadi dalam rumah tangga kita pada Abi?" Pertanyaan itu memotong udara kamar utama bagaikan sabetan kawat tak kasat mata. Nadanya teramat tenang, diucapkan tanpa teriakan, namun sarat akan sinisme yang membekukan. Arunaya baru saja menutup pintu kamar di belakangnya. Langkahnya terhenti. Di dekat jendela besar, Shankara Jevas Mavendra berdiri. Pria itu baru saja selesai mandi; rambut hitamnya masih basah meneteskan air ke atas kerah jubah mandi berbahan handuk putih yang membalut tubuh tegapnya. Aroma sabun peppermint dan cedarwood menguar tajam, menggantikan udara pengap yang sebelumnya menguasai ruangan itu. Jevas menatap istrinya dari seberang ruangan. Sorot matanya gelap dan menghakimi. "Benar, dia doktermu," lanjut Jevas, melangkah pelan mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN