Nominal Fantastis.

1055 Kata

Zalman baru saja menyelesaikan rapat keduanya, menghela napas panjang karena begitu kelelahan. Jadwal padat seorang CEO tidak bisa diremehkan, bahkan untuk merebahkan punggungnya saja, tidak ada waktu. Jarang sekali ada kesempatan semacam itu yang bisa ia dapatkan. Soraya yang memang senantiasa sigap memahami respon Zalman dengan cepat memberi sebotol air dingin. "Minum dulu, Pak." Langkah mereka persis seperti seseorang yang sedang bermain kejar-kejaran. Saling balap, Zalman memimpin lebih unggul beberapa langkah ke depan. "Bacakan jadwal berikutnya, Ra," pinta Zalman, air dingin pemberian Soraya membuat tenaganya kembali dengan cepat, ia merasa lebih segar. Seluruh pokusnya kembali, merasa bisa bahkan bila harus berhadapan dengan dua sampai tiga jenis rapat lagi. "Rapat atau pertem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN