Cinta Yang diKhianati.

1061 Kata

"Heum? Mas bilang apa barusan?" Kepala Zalman yang semula menatap lantai kini menatap lurus pada Ghina. Sorot mata yang semula sehangat mentari pagi berubah sedingin es. Ghina tidak tahu atas dasar apa tatapan tajam itu diberikan padanya. Apa dia berbuat sebuah kesalahan? "Saya tau kamu sedang berbohong, Ghina." Jangan tanya bagaimana reaksi Ghina mengenai komentar Zalman, sepersekian detik yang lalu. Jantungnya seperti dihantam sesuatu, mendadak sesak. Mengapa suaminya berkata demikian? Zalman sedang mengerjainya atau apa? Kepala Ghina berubah pusing, berdenyut tidak karuan. "A-ku? Berbohong? Berbohong soal apa, Mas?" masih mencoba bertanya kesalahannya. Tapi Zalman rupanya tidak sedang bercanda, pria itu tetap menatap sendu ke arah Ghina. "Kalau kamu bahagia, harusnya kamu tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN