Keheningan hutan jati di pinggiran Desa Ghadita malam itu benar-benar terkoyak. Jika biasanya hanya ada suara gesekan daun jati kering yang tertiup angin atau suara burung hantu yang mencari mangsa, kini suasana berganti menjadi konser binal yang bisa membuat malaikat pun geleng-geleng kepala. Revan terkapar telentang di atas hamparan daun jati yang kasar dan lembap, tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun, benar-benar telanjang bulat seperti bayi yang baru lahir namun dengan kondisi yang jauh lebih tragis. Keringat dingin mengucur deras dari dahinya, mengalir hingga ke telinga, sementara napasnya tersendat-sendat seolah paru-parunya lupa cara bekerja. Revan benar-benar tak berdaya. Tenaganya seolah baru saja disedot oleh mesin pompa ghaib berkekuatan tinggi. Ia merasa jiwanya hampir mela

