SKANDAL KANDANG AYAM DAN FITNAH MEMBARA DI DESA GHADITA

1720 Kata

​Kegelapan abadi di dimensi hampa milik Ayu seketika meledak menjadi cahaya putih yang membutakan mata. Kesadaran Revan seolah ditarik paksa melewati lorong sempit yang panas dan menyesakkan. Rasa ngilu di bagian bawah perutnya akibat sentilan maut Dika yang ketiga kalinya masih menyambar-nyambar seperti sengatan listrik, membuat setiap inci sarafnya berdenyut kesakitan. Angin kencang menderu di telinganya, disusul oleh sensasi jatuh bebas yang membuat jantungnya seolah melompat ke tenggorokan. ​BRUUUAAAAAAKKK!!!!!!! ​Suara hantaman itu begitu keras hingga menggetarkan tanah di sekitarnya. Bukan mendarat di atas ranjang beludru ghaib atau lantai putih yang bersih, Revan justru merasakan punggungnya menghantam tumpukan kayu rengginang yang rapuh, disusul oleh tumpukan jerami busuk dan kot

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN