Jilid II - 60: Sebelas?

1643 Kata

Pulang. Neneknya Ainara telah dijemput dan dikembalikan kepada Sang Pencipta, sudah tutup usia, dalam sebuah ruang ICU yang telapaknya digenggam erat oleh Kakek Altarik, begitu cerita dari Papa Sakha yang Nara dengarkan. Konon, perjalanan cinta mereka teramat bersejarah, kenangan yang manis di ingatan, tak mudah untuk dilupa, tak ingin pula untuk tidak mengingatnya, yang begitu membekas. Nara gegas pulang ke rumah Mama Naya di detik kabar nenek meninggal menyapa indranya. Siapa yang tahu kapan manusia akan diambil oleh pemilik sesungguhnya, tak pandang usia. Ada yang lebih sepuh, tetapi yang dijemput lebih dulu adalah yang muda daripadanya. Seperti Nenek Rahee, dia meninggalkan Kakek Altarik yang justru masih sehat wal afiat di masa tuanya. Jerit ambulans menyentak raga keluarga Keseb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN