Jilid II - 73: Bonceng Empat

1256 Kata

Sungguh, tak terasa. Kehamilan Nara tiba di angka 9 usianya. Sudah diperhitungkan oleh dokter bahwa perkiraan lahir adalah sepuluh hari ke depan. Namun, seperti sebelumnya, belum tiba di waktu perkiraan, Nara sudah mengalami kontraksi. Eh, begitu dicek rupanya hanya kontraksi palsu. Nara pun dipulangkan lagi dengan pesan, jikalau rasa mulas itu datang lebih intens dan lama, maka dia dipinta kembali datang ke rumah sakit barangkali sudah terjadi pembukaan. Sebab masih kontraksi palsu, jadi pulang sajalah dulu. Dan di sanalah Nara sekarang, sejak bulan kesembilan, dia tinggal di rumah Mama Naya. Nggak mungkin boyong ke rumah Alam Semesta, mengingat Rana saja sedang hamil seperti dirinya. Well, kakek Altarik masih sehat. Sudah lewat 100 hari dari kepergian Nenek Rahee, kakek banyak diamnya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN